Workshop Pengembangan Softskill:
Ekspor Impor Sebagai Peluang Di Tengah Era Globalisasi

Kamis, 28 April 2022 – Laboratorium Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya menyelenggarakan Workshop untuk para calon alumni secara virtual yang dalam pelaksanaannya menggunakan platform Zoom meeting. Kegiatan Forum ini mengungsung tema “Ekspor – Impor sebagai Peluang di Tengah Era Globalisasi” yang menghadirkan narasumber Dr. Handito Joewono selaku Kepala Sekolah Ekspor untuk memberikan materi mengenai peluang dan tantangan kegiatan ekspor di Indonesia.Kegiatan workshop kali ini dipandu oleh MC yang merupakan salah satu Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya, Lestari Sri Hutami. MC Memulai acara dengan menyapa pembicara, peserta, serta tamu undangan pada kegiatan ini. Selanjutnya, pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh partisipan di zoom meeting. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh salah satu Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional Universitas Sriwijaya, M. Audrey Hasanal Hardiansyah. 

Kegiatan Workshop ini dimulai dengan pemberian kata sambutan, kata sambutan yang pertama disampaikan oleh Bapak Dr. Ir. H. Abdul Nadjib., M.M selaku Kepala Laboratorium Ilmu Hubungan Internasional Universitasi Sriwijaya. Beliau mengucapkan terima kasih banyak kepada Pembicara yang sudah berkenan untuk memberikan pemaparan mengenai bagaimana peluang Ekspor – Impor di Tengah era globalisasi dan bagaimana cara untuk memulai dan mengembangkan kegiatan ekspor dan potensi yang dimiliki oleh Indonesia.

Kata Sambutan yang kedua disampaikan oleh Bapak Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Alfitri, M.Si yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya Bapak Dr. H. Azhar, SH., M.Sc., LL.M., LL.D sekaligus membuka acara Workshop Pengembangan Softskill: Ekspor – Impor Sebagai Peluang dii Tengah Era Globalisasi secara resmi. Beliau mengucapkan Terima kasih kepada pemateri yang sudah berkenan memberikan materi pada kegiatan workshop yang diselenggarakan oleh Laboratorium Ilmu Hubungan Internasional Universitas Sriwijaya. Beliau juga berharap kedepannya Universitasi Sriwijaya dapat bekerjasama dengan Sekolah Ekspor Indonesia dalam jangka panjang untuk bersama – sama mengembangkan potensi kegiatan ekspor Indonesia.

Setelah acara pembukaan, kegiatan workshop ini dilanjutkan dengan dokumentasi berupa sesi foto bersama Pembicara, Bapak Wakil Dekan I Fisip Unsri Dr. H. Azhar, SH., M.Sc., LL.M., LL.D, Kepala Laboratorium Ilmu Hubungan Internasional Bapak Dr. Ir. H. Abdul Nadjib., M.M,  Dosen, Tamu Undangan, Panitia dan para peserta workshop pemgembangan softskill: Ekspor – Impor Sebagai Peluang di Tengah Era Globalisasi. Setelah sesi foto bersama, MC menyerahkan sesi selanjutnya kepada Moderator acara, yaitu Ibu Nurul Aulia, S.IP., MA yang merupakan Dosen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Sriwijaya untuk memandu jalannya sesi utama pada kegiatan ini yaitu pemaparan materi oleh Pembicara dan sesi Diskusi serta Tanya jawab antara Pembicara dengan peserta kegiatan.

Pada sesi pemaparan materi, pembicara pada workshop kali ini, Dr. Handito Joeowono, memberikan materi yang bertemakan “Diplomacy in Business”. Bapak Handito memulai materinya dengan menjelaskan terlebih dahulu apa itu Perdagangan Global. Bapak Handito menjelaskan bahwasannya Perdagangan Global merupakan perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Beliau juga membahas bagaimana perdagangan global ini merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan GDP di beberapa negara. Perdagangan global ini juga mendorong terjadinya industrialisasi, kemajuan transportasi, globalisasi, dan semakin banyaknya kehadiran perusahaan – perusahaan multinasional. Selanjutnya, Bapak Handito membahas latar belakang dilakukannya perdagangan global. Bapak Handito menyebutkan beberapa latar belakangnya yaitu kemajuan teknologi dalam bidang komunikasi dan transportasi; Interdependensi Kebutuhan. Azas keunggulan komparatif; Perbedaan selera konsumen; dan adanya kepentingan tertentu. Bapak Handito juga membahas mengenai bagaimana cara memulai kegiatan ekspor dan optimalisasi produk potensial. Pertama, Identifikasi produk yang telah ada, mencari dan menggali ide-ide produk baru, menyaring ide-ide yang ada, menganalisis masing-masing ide yang telah tersaring, menentukan ide yang paling mungkin dikembangkan, melaksanakan pengembangan ide produk baru, membuat sampel dan menguji produk baru, memproduksi dan memasarkan produk baru, dan melakukan pelayanan purna jual. Pada pembahasan selanjutnya, Bapak Handito menyinggung mengenai peluang kegiatan Ekspor dan Impor seperti perubahan teknologi yang membuat segalanya menjadi mungkin, perubahan politik atau peraturan yang kemudian menghasilkan perjanjian perdagangan baru, dan berbagai peluang lainnya. Setelah membahas peluang, Bapak Handito juga menyebutkan beberapa tantangan kegiatan Ekspor dan Impor di tengah era globalisasi serta bagaimana cara mengembangkan kegiatan ekspor dengan segala peluang dan tantangan yang ada.(pic)