Workshop Lokakarya Kurikulum Map FISIP Unsri

Sabtu, 12 Februari 2022 – Magister Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya telah menyelenggarakan Workshop Lokakarya Kurikulum MAP dengan menghadirkan kedua pembicara yang telah ahli dalam bidangnya yaitu, Bapak Dr. Sardianto Markos Siahaan, M.Si., M.Pd selaku Ketua Tim Kurikulum LP3MP Universitas Sriwijaya dan Bapak M.R.Khairul Muluk sebagai pembicara kedua dari IAPA.

Dalam workshop ini terdapat sambutan yang disampaikan oleh Bapak Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Alfitri., M.Si sekaligus membuka acara lokakarya. Beliau mengucapkan terima kasih kepada pembicara yang telah berkenan menyampaikan materi pembuatan kurikulum serta berharap dengan berakhirnya acara ini dapat mensukseskan pembuatan kurikulum berdasarkan yang telah disampaikan oleh pemateri dan mampu menerima saran serta tanggapan dari peserta workshop ini.

Kegiatan w ini dipandu MC yaitu Ibu Irma Subriani dilanjutkan dengan penyampaian gambaran kurikulum MAP saat ini yang disampaikan oleh Bapak Dr. Raniasa Putra. Selesai penyampaian materi kurikulum, MC menyerahkan acara workshop ini untuk dipandu oleh Bapak Anang Dwi Santoso selaku moderator dalam memandu jalannya pemaparan materi oleh narasumber, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta diskusi mengenai saran, masukkan serta tanggapan yang dilakukan oleh para audience workshop.

Kegiatan workshop ini difokuskan untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan landasan yuridis yang telah ditetapkan. Dalam hal ini Bapak Sardianto Markos Siahaan diberikan waktu sebanyak 15 menit untuk menyampaikan berbagai hal dalam melakukan pengembangan kurikulum. Dalam melaksanakan pengembangan kurikulum terdapat 5 tahapan mulai dari analisis, perancangan, pengembangan, pelaksanaan hingga evaluasi.

Setelah penjelasan dari pemateri pertama dilanjutkan dengan pemateri kedua yang menyampaikan bahwasanya pengembangan kurikulum untuk MAP Fisip Unsri dilakukan dengan proses OBE atau Outcome Based Education. Dalam hal ini dijelaskan bahwasanya di dalam OBE terdapat beberapa turunan untuk menghasilkan kurikulum yang baik dimulai dari OBC terkait bagaimana kurikulum tersebut dikembangkan berdasarkan LO/CPL, lalu turun ke OBLT atau RPS terkait bagaimana LO/CPL mampu dicapai hingga ke OBAEI terkait bagaimana LO/CPL dijamin pencapaiannya. Pemateri juga menyampaikan terkait pembuatan visi dan misi yang saat ini dibuat berdasarkan Scientific Vision baik itu visi dan misi Universitas, Fakultas hingga Prosi yang terdapat di MAP Fisip Unsri. Visi dan misi MAP Fisip Unsri didasarkan berdasarkan keunggulan MAP itu sendiri dibandingkan dengan universitas lainnya. Dalam hal ini harus mencapai level 8 pada scientific vision dan market signal.

Selanjutnya, moderator membuka sesi tanggapan yang disampaikan oleh Dedi Kurniawan dan Ika Uly selaku peserta lokakarya. Dedi Kurniawan menyampaikan bahwa perlunya mempadupadankan ilmu yang didapatkan serta kebijakan birokrasi. Adanya sebuah kolaborasi yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah karena adanya kebijakan yang dibuat pusat secara tiba – tiba dan daerah harus melaksanakannya. Oleh karena itu, kurikulum MAP harus mneghadirkan berbagai isu strategi nasional terkini tentang kebijakan nasional dalam pembuatan RPS. Ika Uly menyampaikan tanggapan terkait karena adanya pandemi Covid – 19 yang berdampak pada konteks belajar mengajar.

Selain itu terdapat beberapa audience yang menyampaikan saran dan masukkan untuk perancangan kurikulum MAP Fisip Unsri. Bapak B. Suharto menyampaikan bahwasanya mahasiswa membutuhkan teori yang cukup melalui pembelajaran di MAP untuk pengembangan bagi karir serta penganggaran secara teori dan praktek itu sendiri. Ibu Shinta Kencana menyampaikan terikait alangkah baiknya materi kuliah terkait matrikulasi harus diadakan kembali untuk mahasiswa yang memiliki latar belakang diluar sarjana ilmu politik. Tanggapan terakhir dilakukan oleh Brigdjen TNI armansyah yang menyampaikan terkait adanya kurikulum yang membahas terkait program isu kontemporer dimulai dari lokal, nasional hingga internasional. Setelah penyampaian materi yang dilakukan oleh para narasumber dan penyampaian tanggapan serta masukkan yang dilakukan oleh peserta. Lokakarya ini ditutup dengan ucapan terima kasih yang dilakukan oleh Bapak Dr. Azhar selaku wakil dekan I dan Bapak Sena selaku ketua pelaksana dengan harapan penyampaian materi dan masukkan serta tanggapan yang harapannya dapat menjadikan perancangan kurikulum MAP Fisip Unsri lebih baik kedepannya. (N.A)