Webinar Communication Talks #2 “Fungsi Komunikasi dan Manajemen Krisis dalam Diskursus Penanganan Virus Covid-19”

Kamis (23/07/2020) Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Unsri Webinar Communication Talks #2 dengan topik FUNGSI KOMUNIKASI DAN MANAJEMEN KRISIS DALAM DISKURSUS PENANGANAN VIRUS COVID-19 , yang menghadirkan narasumber :

  1. M. Fadjroel Rachman (Juru Bicara Kepresidenan Republik Indonesia)
  2. Dr. Retna Mahriani, M.Si (Pakar Komunikasi Kesehatan, Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Unsri)
  3. Ferry Fahrizal, SKM, M.KM (Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan)

Acara ini dibuka oleh Prof. Dr. Alfitri, M.Si. selaku wakil dekan bidang akademik, dalam kata sambutannya beliau berharap dengan kegiatan ini bisa memberi wawasan dan pengetahuan kepada mahasiswa khususnya mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UNSRI bagaimana fungsi komunikasi dan manajemen krisis dalam penanganan Virus Covid – 19.

Setelah pembukaan kegiatan yang dipandu oleh Nurly Melinda, S.I.Kom., M.I.Kom., sebagai moderator ini dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh masing – masing narasumber kemudian diteruskan dengan sesi tanya jawab serta diskusi antara narasumber dengan peserta seminar.

Topik ini diangkat karena Ketika situasi krisis diumumkan seperti hal nya krisis mengenai COVID-19 ini, pasti akan berdampak pada melebarnya kepanikan. Dalam hal inilah pentingnya seorang pengelola organisasi (dalam hal ini pengelola negara) dan komunikasi yang harus dibangunnya untuk menghadapi krisis yang menghantam. Marra (1997) menyatakan, banyak taktik public relations konvensional yang diterima tidak berkontribusi untuk mengelola krisis dengan baik. Pola pikir krisis publik saat ini harus digantikan salah satunya adalah memungkinkan pemerintah yang dalam Kasus Covid-19 ini diwakili oleh Gugus Tugas Covid-19 berlatih public relations. Selama masa krisis, terutama ketika publik dihinggapi rasa takut akan desas-desus yang bereda di tengah masyarakat, hal ini akan mempengaruhi pemahaman dan kepercayaan seseorang. Maka dari itu pentingnya komunikator untuk tetap fokus pada pesan kunci dan menyatakan sejelas mungkin pada awal (misalnya awal wawancara atau konferensi pers), tengah, dan akhir komunikasi. Memahami pola krisis dapat membantu pelaku komunikasi mengantisipasi kebutuhan informasi masyarakat, pemangku kepentingan, dan media.

Webinar communicaton talk seri kedua ini memiliki tema “Fungsi Komunikasi dan Manajemen Krisis dalam Diskursus Penanganan Virus Covid-19”. Dalam kegiatan webinar ini akan membahas mengenai manajemen krisis yang dilakukan pemerintah baik dari pusat hingga daerah dalam wacana penanganan masalah Covid-19. Selanjutnya, fungsi komunikasi yang dalam hal ini dikelola secara terstruktur oleh pemerintah dengan membentuk Gugus Tugas penanganan Covid-19 juga akan dibahas secara  mendalam pada webinar ini. Selain itu juga, kegiatan webinar ini akan membahas mengenai langkah-langkah yang sudah ditempuh pemerintah dalam upaya penanganan wabah Covid-19 dalam perspektif komunikasi kesehatan.

Kegiatan seminar ini berbasis daring yang kemudian disebut sebagai webinar. Webinar merupakan suatu seminar, presentasi, pengajaran, atau workshop yang dilaksanakan secara online streaming sehingga siapapun, kapanpun dan dimanapun, dapat berpartisipasi dalam pengajaran online ini. Webinar ini dinamakan Communication Talk yang direncanakan akan dibuat berseri untuk topik-topik bertema komunikasi secara lebih luas selanjutnya. Kegiatan ini bersifat umum tanpa memungut biaya dari peserta. Webinar Communication Talks seri kedua ini difasilitasi oleh Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya.(krisna)