Mahasiswa UTP Malaysia Belajar di Kampus FISIP UNSRI INDRALAYA

Sebanyak 19 Mahasiswa Universiti Teknologi Petronas Malaysia (UTP Malaysia)  belajar selama 3 hari di Kampus Indralaya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya. Pada hari Selasa-Rabu (27-28 Agustus 2019), para mahasiswa belajar mengenai Mahadata (Big Data).

Dalam sambutannya mewakili Dekan FISIP, Sofyan Effendi, S.IP, M.Si selaku Wakil Dekan II Bidang Keuangan berharap kegiatan ini bermanfaat bagi UTP Malaysia dan FISIP UNSRI. Kegiatan ini bisa menjadi langkah sinergis untuk kerjasama berkelanjutan antar kedua lembaga. Mewakili UTP Malaysia, Dr. Ahmad Sobri menjelaskan bahwa mereka sangat antusias untuk bisa belajar di Kampus FISIP UNSRI. “Pastinya ini akan menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa kami” ujar Dr. Sobri. Kegiatan ini dipandu oleh Rahmat Fadli Isnanto, S.SI.,M.Sc dan Dedy Kurniawan, M.Sc. (Dosen Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Sriwijaya).

Pada hari terakhir (Kamis, 29 Agustus 2019), Para Mahasiswa UTP Malaysia melakukan project presentation bersama dengan Mahasiswa FISIP. UTP Malaysia diwakili oleh Narissa Sophea (Wizard Mirror), Abdul Syahid (Utrack), Yasmin (SMART-Room), Farhan Asyraf (CourvoirTech), Fatin Firzanah (Mind Control Wheelchair).

Sedangkan dari FISIP UNSRI, diwakili oleh Naurah Lisnarini & Dwi Ayu Yulia Sari (Ilmu Komunikasi) dengan “project” Palembang Culture Information; A. Rafik & M. Ghazi Azam (Ilmu Komunikasi) dengan tema Cyber Bullying; Syifa Safira Wulandari & Fitriana Inayah (Ilmu Komunikasi) dengan tema The Power of Social Media. Presentasi dilanjutkan oleh perwakilan dari Jurusan Administrasi Negara yaitu Lulu Leviani, Galuh Darma Putra, Muhammad Ichsandi dan Fio Al-Farruq. Mereka membawakan “project”mengenai Land Fire. Sebagai pamungkas, Adella Indah Nurjanah (Jurusan Ilmu Hubungan Internasional) membawakan “project”bernama  HUMANS AND LAND : Seeing further of complex relations between humans, land and garbage.

Baik para mahasiswa FISIP UNSRI dan UTP Malaysia setuju bahwa isu lingkungan dan masyarakat tidak bisa ditangani secara biasa saja. Harus ditempuh berbagai cara kreatif dan inovatif yang bisa mendatangkan manfaat bagi masyarakat, sehingga bisa tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.