Kompetisi Debat dan Konferensi BEM FISIP Se-Sumatera IV

Mahasiswa merupakan aset bangsa yang memiliki fungsi untuk membela rakyat dan menegakkan keadilan, jikalau para pemimpin bangsa melakukan kesalahan dan kekhilafan dalam bertugas. Mahasiswa bukan hanya seorang manusia yang menuntut ilmu di perguruan tinggi, tetapi lebih dari itu. Melalui ilmu yang diperoleh seorang mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut diharapkan mahasiswa dapat menjadi seorang insan yang idealis, menegakkan kebenaran dan berani menentang sebuah kesalahan.

Organisasi melatih mahasiswa agar menjadi mahasiswa yang aktif, bukan hanya terpaku terhadap nilai di kertas, namun juga membawa perubahan dan pergerakan yang dapat bermanfaat bagi orang lain. Organisasi merupakan wadah bagi mahasiswa untuk dapat mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki, sehingga dapat tersalurkan sesuai dengan kemampuan yang ada.

Kompetisi debat dan Konferensi BEM FISIP se-Sumatera IV yang diselenggarakan oleh BEM KM FISIP Universitas Sriwijaya kali ini merupakan wadah dan sarana untuk menyatukan pemikiran melalui konsolidasi pemikiran intelektual muda yang brjuang demi bangsa dan negara bukan kelompok ataupun ras, suku, agama tertentu, tetapi demi tanah Sumatera.

Kompetisi debat dan Konferensi BEM FISIP se-Sumatera IV dilaksanakan pada tanggal 9 – 12 September 2021 secara online. Kegiatan ini terdiri dari berbagai acara yang mendukung daya pikir kritis mahasiswa sebagai pembawa pemikiran dan pembaharuan. Pada hari pertama tepatnya tanggal 9 September Pukul 08.00 WIB telah dilaksanakan Opening Ceremony yang dihadiri oleh para peserta konferensi yang berasal dari 15 Universitas yang ada di Pulau Sumatera yang terdiri dari Universitas Muaro Bungo, Universitas Islam Riau, Universitas Teuku Umar, Universitas Bangka Belitung, Universitas Malikussaleh, Universitas Almuslim, Universitas Iskandar Muda, Universitas Negeri Padang, Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, UIN Ar-raniry Banda Aceh, Universitas Taman Siswa Palembang, Universitas Syiah Kuala, Universitas Islam Sumatera Utara, dan Universitas Sriwijaya. Selain dihadiri oleh para peserta juga dihadiri oleh pimpinan dekananat FISIP Universitas Sriwijaya dan langsung dibuka oleh Bapak Ir. H. SA. Supriono, MM selaku Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan.

Setelah acara Opening Ceremony, kemudian dilanjutkan dengan sidang Konferensi Aliansi BEM FISIP Se-Sumatera IV yang berlangsung hingga tanggal 10 September. Kegiatan ini dihadiri oleh 15 Universitas anggota aliansi dengan rangkaian kegiatan diantaranya pertanggungjawaban dan pendemisioneran struktural dari pengurus aliansi sebelumnya, serta penunjukkan dan pelantikan struktural pengurus aliansi yang baru dengan susunan Universitas Sriwijaya sebagai Koordinator Pusat, Universitas Malikussaleh sebagai Koordinator Utara, UIN Sultan Syarif Kasim sebagai Koordinator Tengah sekaligus sebagai tuan rumah acara konferensi selanjutnya, Universitas Muaro Bungo sebagai Koordinator Selatan, dan Universitas Islam Riau sebagai Koordinator Media.

Acara dilanjutkan hingga hari ketiga, pada tanggal 11 September diadakan seminar nasional dengan tema “Mahasiswa Harus Pintar Politik?: Pemahaman dan Pemaksimalan Peran Mahasiswa dalam Berpolitik di Indonesia serta Pemahaman terhadap Politik Praktis bagi Mahasiswa” dengan diikuti oleh 486 partisipan dan diisi oleh  2 narasumber yaitu Bapak Dr. H. Maulan Aklil, S.I.P.,M.Si yang merupakan Walikota Pangkal Pinang sekaligus Ketua Ikatan Alumni Universitas Sriwijaya untuk Bangka Belitung, dan Bapak Khairunnas, S.I.P., MI.Pol yang merupakan Presiden Mahasiswa KM Unsri 2016 sekaligus Dosen FISIP Universitas Sriwijaya. Acara ini dipandu oleh Adelia Nur Fadila yang merupakan gadis UNSRI 2018 dan Amelia Herliani yang merupakan Duta Genre Sumsel 2020.

Setelah acara seminar nasional selesai, dilanjutkan dengan pelaksanaan kompetisi debat yang diikuti oleh 8 Universitas dari 15 Universitas yang menjadi peserta konferensi. Kompetisi debat ini belangsung hingga tanggal 12 September dan dimenangkan oleh Universitas Negeri Padang sebagai juara 1, UIN Sultan Syarif Kasim sebagai juara 2, Universitas Syiah Kuala sebagai juara 3, dan Awlia Ramadhani sari UNP sebagai Best Speaker. Dihari yang sama tepatnya pukul 15.00 WIB diadakan acara Closing Ceremony yang menandakan bahwa semua rangkaian kegiatan dari Kompetisi Debat dan Konferensi BEM FISIP Se-Sumatera telah selesai. Acara ini diisi dengan penyampaian laporan kegiatan dari Jamal Nugroho selaku ketua pelaksana, M.Ikbal Agung Santoso selaku Koordinator Pusat Aliansi BEM FISIP Se-Sumatera 2021/2022 dan ditutup langsung oleh Bapak Sofyan Effendi, S.IP., M.Si selaku Wakil Dekan II FISIP Universitas Sriwijaya. Harapannya melalui kegiatan ini dapat menjadi ajang silaturahmi antar BEM FISIP se- Sumatera, dan juga dapat terus mengangkat dan mendiskusikan isu-isu lokal dan politik sebagai bentuk kepekaan mahasiswa terhadap kondisi perkembangan bangsa. (pic)