Diskusi “Ramadhan dan Idul Fitri di tengah pandemi: masihkah bersilahturahmi menjadi tradisi”

Kamis (21/05/20) Program Studi Naister Administrasi Publik menyelenggarakan diskusi online dengan tema “Ramadhan dan Idul Fitri di tengah pendemi:masihkah bersilahturahmi menjadi tradisi”, narasumber  dalam kegiatan ini antara lain Bapak Fachrul Razi, S.IP., SH., MH (Menteri Agama RI), Ir. H. Hendra Gunawan (Bupati Musi Rawas), Drs. H. Johan Anuar, SH., MM (Wakil Bupati Ogan Komering Ulu), Prof. Dr. Romli, S.A., M.Ag. (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Palembang). kegiatan ini dipandu oleh Dr. M. Husni Thamrin (ketua Program Studi Magister Administrasi Publik FISIP Unsri), diskusi ini didasari oleh pemikiran bahawa ramadhan dan idul fitri diindonesia bukan hanya suatu ritual agama, tetapi keduanya merupakan kultur budaya masyarakat yang diwarisi turun temurun. tradisi shalat tarawih berjamaah, shalat idul fitri berjamaah dan silahturahmi,  tetapi tahun ini kegiatan ibadah tidak dapat dijalankan seperti tahun – tahun sebelumnya dikarenakan pendemic virus corona 19.

Menteri Agama RI menyampaikan bahwa merubah kebisaan apalagi yang terkait masalah ibadah terutama bukanlah hal yang gampang, dalam kondisi pandemi covid 19 kementerian agama sebagai pembantu presiden dalam membuat kebijakan tidak bisa berdiri sendiri-sendiri tetapi terkait satu sama lain dengan kementerian yang lain,  kementerian agama dalam situasi pandemi covid 19 menghimbau agar masyarakat menjalankan ibadah baik shalat tarawih dan shalat idul fitri di rumah saja serta melakukan silaturahmi melalu media online guna mencegah penyebaran virus covid 19.

Dalam kesempatan ini Ir. H. Hendra Gunawan (Bupati Musi Rawas) dan Drs. H. Johan Anuar, SH., MM (Wakil Bupati Ogan Komering Ulu) menyampaikan bahwa pemerintah daerah melakukan sosialisasi dan himbauan mengenai keputusan pemerintah bagaimana beribadah selama masa pandemi covid 19. (ict)